Selamat Datang di Website Kami Info Jihad Internasinal

Donasi Untuk Keluarga Mujahid

Selasa, 31 Juli 2012

Setiap malam Muslim Waziristan takut akan serangan drone AS hingga mengganggu ibadah shalat di Masjid

Setiap malam Muslim Waziristan takut akan serangan drone AS hingga mengganggu ibadah shalat di Masjid

Siraaj

Rabu, 1 Agustus 2012 09:01:57

PAKISTAN (Arrahmah.com) - Setiap malam, kaum Muslimin di Waziristan, Pakistan dipenuhi rasa takut akan serangan-serangan drone  AS yang sering menghujani mereka rudal pada malam hari.

Ketakutan tersebut hingga membuat sebagian Muslim di daerah kesukuan Waziristan tidak melaksanakan shalat wajib dan Tarawih di Masjid pada bulan Ramadhan ini.

"Ini sangat disayangkan, tetapi benar, banyak orang termasuk saya sendiri tidak melaksanakan Tarawih tahun ini karena takut akan serangan drone," kata Rahat Dawar, seorang penduduk Dattakhel, sebuah kota kecil di Utara Waziristan, kepada Onislamnet.

Dattakhel adalah salah satu daerah yang menjadi target utama serangan drone salibis. Pada 2004, laporan menunjukkan ratusan warga sipil di daerah kesukuan tersebut, termasuk wanita dan anak-anak, telah menjadi korban serangan drone.

"Drone biasanya menargetkan perkumpulan yang menganggap mereka adalah pertemuan Taliban," kata Dawar. "Tetapi, mereka tidak selalu mencapai target mereka," tambahnya, menunjukkan bahwa sebagian besar korban adalah warga sipil biasa.

AS telah melancarkan serangan drone di wilayah kesukuan Waziristan yang berbatasan dengan Afghanistan dengan dalih untuk mengintai dan membunuh Mujahidin Al-Qaeda dan Taliban, namun saksi mata mengatakan kebanyakan yang menjadi korban adalah warga sipil tak bersenjata.

Dalam tahun ini saja, yang baru menginjak bulan ke-7, lebih dari 300 orang telah gugur akibat sekitar 29 serangan drone di utara dan selatan Waziristan.

Menurut investigasi New American Foundation dan Pemerhati Hak Asasi Manusia, hampir 50 persen serangan drone AS menargetkan orang-orang tak bersalah.

Pakistan telah 'mengutuk' serangan drone AS di hadapan publik, menyebut AS kontraproduktif dalam misi yang mereka sebut 'war on terror'.

Namun, para analis yakin bahwa ada kesepakatan diam-diam antara AS dan Pakistan, karena Islamabad di depan umum mengecam serangan tersebut tetapi tidak melakukan tindakan apapun untuk melawan AS atau menghentikan serangan tersebut.

Hingga kini, predator tanpa awak itu masih bebas berterbangan di atas rumah-rumah warga sipil, yang membuat mereka panik.

"Baik siang hari atau malam hari, anda melihat drone terbang di daerah ini hampir dua atau empat kali sehari," kata Rahat. "Saya hendak pergi melakukan Tarawih pertama, tetapi suara-suara berisik drone yang terbang di atas kepala kami, membuat saya terganggu."

"Setiap kali Saya rukuk, Saya merasa drone akan menembakkan rudalnya, dan Saya tidak akan memiliki kaki saya lagi," Rahat membayangkan.

Ancaman kematian tiba-tiba

Ancaman kematian tiba-tiba akibat serangan drone telah membuat sebagian warga sipil ketakutan. Gul Wazir Dawar, seorang penduduk di kota Ghulam Khan, yang berbatasan dengan provinsi Khost Afghanistan, juga berhenti melaksanakan shalat Tarawih di luar rumah karena takut serangan drone.

"Saya merasa malu karena Saya tidak pergi melakukan shalat hanya karena takut mati," kata Gul, yang berprofesi sebagai seorang pedagang, kepada Onislamnet.

"Drone tidak dapat memahami apakah ini sebuah pertemuan militan atau perkumpulan keagamaan (ibadah berjama'ah). Mereka hanya menembakkan rudal-rudal," ungkap Gul, mengkonfirmasi bahwa drone AS melakukan serangan secara membabi buta.

Satu setengah tahun lalu, sebuah drone AS menyerang sebuah perkumpulan para tetua suku (Jirga) di dekat Miranshah, ibukota Waziristan Utara, yang sedang mengadakan pembicaraaan untuk mencari solusi penyelesaian masalah lokal. Serangan ini menewaskan puluhan anggota suku dan anggota keamanan.

"Dan ini bukanlah akhir," kata Gul. "Mereka yang berusaha mengambil mayat para korban yang hangus, drone menembaki mereka juga."

Gul mengamati bahwa masih banyak Muslim di daerah padat penduduk yang masih melakukan shalat Tarawih di Masjid-masjid. Karena biasanya drone menyerang daerah kesukuan yang jauh dari kota, dengan dalih memburu 'militan'.

"Tetapi orang-orang dari daerah seperti kami benar-benar berada dalam masalah," katanya.

Bagi Gul, drone telah menghantui pikirannya. "Sepertinya suara-suara drone terbang telah menetap di pikiran saya," katanya.

"Kami memilih untuk melaksanakan shalat (wajib) dan Tarawih di rumah," Gul menyesalkan.

Namun, banyak juga warga suku yang tidak takut serangan drone.

"Kami tidak aman dimanapun," kata Hamid, seorang petani dari kota Dattakhel, kepada Onislamnet.

"Kematian dapat menghampiri kita kapan saja dimana saja, jadi mengapa kami harus tinggalkan shalat (wajib) dan Tarawih di Masjid?."

Hamid merasa bahwa shalat wajib dan sunnah shalat malam adalah obat dari berbagai gangguan psikologi yang dihadapi oleh Muslim Waziristan akibat serangan drone dan pertempuran.

"Kita harus berpikir positif. Allah telah memberikan kita Ramadhan yang lain. Tidak ada yang tahu apakah seseorang masih akan hidup di tahun depan," katanya. "Oleh karena itu, kita tidak semestinya meninggalkan kesempatan ini hanya karena takut pada drone."

"Ini, seharusnya, saatnya untuk mendekat kepada Allah, dan mencari rahmat Allah," pungkas Hamid penuh harap. (siraaj/arrahmah.com)

Sumber : Arrahmah.com

Larangan pemakaian jilbab bagi siswi Muslimah membuat marah Muslim Filipina

Larangan pemakaian jilbab bagi siswi Muslimah membuat marah Muslim Filipina

Siraaj

Selasa, 31 Juli 2012 21:51:42

FILIPINA (Arrahmah.com) - Sebuah keputusan yang dikeluarkan oleh Sekolah Menengah Atas Mindanao akan melarang para siswi Muslimah untuk mengenakan jilbab yang memicu kemarahan dari masyarakat Muslim Filipina dan kelompok-kelompok HAM atas pelanggaran hak asasi siswi Muslim untuk mempraktekkan ajaran agama mereka.

"Kami meminta mereka untuk mematuhi hukum yang ada karena kebijakan mereka melanggar hak asasi manusia," kata Alih S. Aiyub, sekretaris jenderal Konferensi Ulama Nasional Filipina di Mindanao Barat, dikutip situs Rappler pada hari Selasa (31/7/2012).

Pilar College di Mindanao telah melarang para siswi Muslimah memakai jilbab di lingkungan sekolah.

Meskipun dewan kota telah mengeluarkan resolusi yang mempertanyakan kebijakan tersebut, sekolah Katolik itu, salah satu institusi akademik di Mindanao Barat, tetap pada keputusannya.

Pada Senin (9/7), seorang biarawati bernama Maria Nina Balbas mengirim surat kepada Mayor Celso Lobregat, presiden Pilar College, mengatakan bahwa sekolah itu akan tetap menegakkan larangan itu.

"Kami asli Katolik Roma dan kami tidak bisa menyimpang dari asal kami," kata Balbas.

"Benar bahwa kami melayani para siswa dari berbeda agama, tetapi sebelum mereka secara resmi terdaftar, selama interview para calon siswa, aturan dan peraturan menjelaskan kepada mereka, terutama yang tidak menggunakan jilbab atau kerudung."

Edilwasif Baddiri, komisi hukum di Komisi Nasional atau Muslim Filipina (NCMF), mengkritik kebijakan sekolah tersebut terkait jilbab.

"Ini adalah pelanggaran Klausa Pelaksanaan Kebebasan 1987 Konstitusi Filipina dan pasal 32 Undang-Undang Republik No. 9710, Magna Carta Perempuan, katanya.

Baddiri juga mengatakan bahwa hukum pendidikan memberikan para siswi Muslim hak-hak untuk memakai jilbab atau kerudung ke sekolah. (siraaj/arrahmah.com)

Sumber : Arrahmah.com

Pengamat: AS membuang-buang dolar di Afghanistan

Pengamat: AS membuang-buang dolar di Afghanistan

Siraaj

Selasa, 31 Juli 2012 20:44:22

WASHINGTON (Arrahmah.com) - Seorang pengamat Amerika Serikat (AS) pada hari Senin (30/7/2012) menduga bahwa terjadi pemborosan meluas di dalam 'Pendanaan Infrastruktur' Afghanistan (AIF), menyeru para anggota DPR untuk memotong pendanaan proyek skala besar di negara tersebut.

Laporan kwartal kepada Kongres oleh Inspektur Jenderal Khusus menemukan arah yang mana dana proyek 'infrastruktur' AIF di Afghanistan baik sepenuhnya atau sebagiannya tidak akan bertahan lama oleh pemerintahan di Kabul. Laporan ini mengklaim bahwa proyek ini kemungkinan tidak akan membantu usaha militer AS untuk melawan Mujahidin.

Laporan ini juga mengungkapkan bahwa upaya pemerintah AS untuk melakukan proyek energi skala besar di Afghanistan telah sering menghasilkan biaya dan jadwal yang berlebihan (pemborosan), kegagalan kontraktor, dipertanyakan atau tidak terdefinisinya metode pemeliharaan dan membuang-buang dolar Amerika.

"Wakil Menteri Pekerjaan Umum (di Afghanistan) menyarankan pemerintah AS untuk menghentikan pembangunan jalan karena pemerintah Afghan saja tidak mampu untuk memelihara jaringan jalan saat ini," kata laporan tersebut. 

Sementara itu, Senator Claire McCaskill mengambil langkah untuk memotong proyek pendanaan infrastruktur skala besar di Afghanistan dan bahkan menurutnya lebih baik uangnya digunakan untuk proyek pembangunan jalan dan jembatan di AS.

"Ini sangat membuat frustasi bahwa kita harus mengeluarkan milyaran dolar Amerika untuk jalan-jalan dan jembatan serta proyek energi Afghanistan yang mana orang Afghan tidak dapat memeliharanya, dan mungkin, faktanya, bisa merusak misi militer kami," kata McCaskill, yang merupakan seorang Ketua Sub-komite Senat di bagian Pengawasan Persetujuan. 

"Ini saatnya kita membawa uang ini kembali ke Amerika dan menempatkannya langsung ke dalam proyek jalan dan jembatan di mana kami tidak akan khawatir tentangnya," tambahnya. 

Di sisi lain, biaya perang pimpinan AS di Afghanistan disinyalir yang paling besar memakan dolar, baik untuk dana militer maupun non-militer. Inilah yang sering memicu protes rakyat AS untuk menghentikan perang atau mengurangi biaya perang AS di negara-negara yang sedang diduduki, terkhusus Afghanistan yang paling lama menguras tenaga dan harta AS.

Belum lagi terkait masalah terjadinya pelanggaran di rumah sakit militer yang didirikan oleh AS di Afghanistan, di mana banyak pasien -kebanyakan polisi nasional Afghan- yang tewas akibat perawatan yang tidak layak dan bahkan akibat kelaparan.

Misi AS di Afghanistan telah membuat Amerika rugi besar baik secara materi maupun nyawa. (siraaj/arrahmah.com)

Baca Juga:
  • Merasa rugi dan sia-sia, AS memotong bantuan dana untuk polisi boneka Irak
Sumber : Arrahmah.com

Senin, 30 Juli 2012

3 salibis tewas dalam serangan rudal Mujahidin Imarah Islam Afghanistan di Logar

3 salibis tewas dalam serangan rudal Mujahidin Imarah Islam Afghanistan di Logar

Siraaj

Selasa, 31 Juli 2012 08:51:14

LOGAR (Arrahmah.com) - Mujahidin Imarah Islam Afghanistan menembakkan rudal dan mortir ke arah kamp militer salibis AS-NATO di distrik Charkh, di provinsi Logar, Senin (30/7/2012).

Setidaknya tiga salibis tewas dan lebih dari empat lainnya luka-luka dalam serangan Mujahidin tersebut.

Sementara itu tiga Mujahidin dilaporkan syahid (insyaAllah) dalam serangan udara musuh. (siraaj/arrahmah.com)

Sumber : Arrahmah.com

Otoritas Filipina klaim tangkap anggota Abu Sayyaf

Otoritas Filipina klaim tangkap anggota Abu Sayyaf

Althaf

Selasa, 31 Juli 2012 00:24:08

MANILA (Arrahmah.com) - Otoritas Filipina mengklaim pihaknya telah berhasil menangkap salah seorang anggota penemu kelompok Abu Sayyaf, yang selama ini selalu disalahkan karena serangan teror di negara tersebut, sejumlah pejabat keamanan menyatakan pada Minggu (29/7/2012).

Ustadz Ahmadsali Asmad Badron, yang juga dikenal dengan nama Ammad atau Hamad Ustadz Idris, ditangkap pada hari Sabtu (28/7) di pulau Tawi-Tawi di Filipina selatan.

Kepala investigasi kriminal kepolisian Filipina, Edgar Danao, menyatakan bahwa Badron merupakan salah satu dari anggota asli Abu Sayyaf, yang dibentuk pada tahun 1990-an. (althaf/arrahmah.com)

Sumber : Arrahmah.com

Takut mati, AS siapkan pasukan Uni Afrika untuk menjadi boneka memerangi Mujahidin Somalia

Takut mati, AS siapkan pasukan Uni Afrika untuk menjadi boneka memerangi Mujahidin Somalia

Siraaj

Senin, 30 Juli 2012 20:40:59

SOMALIA (Arrahmah.com) - Teroris Amerika Serikat (AS) dan antek-atek Barat lainnya telah bercokol di Somalia beberapa tahun, namun mereka masih bergerak secara sembunyi-sembunyi dibalik pasukan Misi 'Perdamaian' Uni Afrika (AMISOM). Biasanya, mereka hanya bergerak selaku para pelatih pasukan AMISOM dan pasukan rezim Somalia (TFG), penyokong dana, melakukan patroli serta 'memainkan' remote-controlled drone untuk membunuh warga Muslim Somalia.

Sebuah laporan telah mengungkapkan bahwa pasukan salib AS diam-diam mempersenjatai dan melatih ribuan pasukan AMISOM untuk disiapkan sebagai boneka mereka untuk menyerang kaum Muslimin Somalia, terkhusus jajaran Mujahidin Al-Shabaab.

"Secara resmi, pasukan berada dibawah naungan pasukan Uni Afrika (AU). Tetapi sebenarnya, berdasarkan wawancara para pejabat AS dan Afrika serta para petinggi senior militer dan dokumen-dokumen dana, (mengungkapkan) 15.000 pasukan berkekuatan yang ditarik dari negara-negara Afrika adalah sebagian besar merupakan bentukan Departemen Dalam Negeri dan Pentagon, dilatih dan disuplai oleh pemerintah AS," LA Times melaporkan, Senin (30/7/2012).

Laporan itu menambahkan bahwa pasukan teroris AS bersama puluhan veteran personel militer asing lainnya, yang disewa melalui perusahaan kontraktor swasta, adalah pembimbing pasukan AU.

Salibis AS pernah mengalami kekalahan memalukan di Somalia, mendapatkan kerugian besar, dan mundur dengan terhina. Sekarang, AS nampak berusaha untuk membalas dendam, namun dengan mengerahkan boneka mereka untuk turun ke medan tempur.

"Hampir 20 tahun setelah para pasukan AS menderita kekalahan berdarah di Somalia. Hanya saat ini, pasukan Afrika yang melakukan pertempuran dan mati," laporan itu mengatakan.

Dengan mengerahkan pasukan AMISOM, "pemerintahan Obama sedang berusaha untuk menggapai cita-cita militer AS dengan meminimalisir resiko kematian tentara Amerika dan mengurangi debat publik," laporan itu menambahkan. Menunjukkan AS takut banyak 'korban' dari kalangannya yang mati dan tidak ingin banyak mendapat kutukan dari rakyatnya.

"AS dapat menanggung perang di Somalia dengan harga murah. Biaya lebih dari empat tahun kurang dari 700 juta USD, hanya sepersepuluh dari biaya militer di Afghanistan dalam satu bulan. Tetapi kartuharga ini bisa berkembang. Lebih dari sepertiga bantuan AS telah dikeluarkan sejak 2011."

Menurut laporan itu, pasukan AU disuplai drone, amunisi, senjata, kendaraan bersenjata pembawa pasukan, kacamata malam, alat komunikasi canggih, perlatan medis dan bantuan peralatan canggih lainnya serta pelatihan.

"Pemerintahan AS telah melakukan hal yang sangat baik dalam menyokong kami dan kami sangat  berterimakasih untuk itu, tetapi mereka dapat melakukan yang lebih lagi," kata Brig. Jend. Komba Mondeh, seorang kepala operasi di Sierra Leone, di mana militer AS melatih pasukan Afrika.

"Ini adalah perang yang sebenarnya, dan kami berharap akan melihat kantong-kantong mayat kembali ke rumah," kata Mondeh.

Resolusi PBB pada awal tahun ini -yang berada dibawah aturan AS-  telah mengizinkan penambahan pasukan yang memungkinkan AU untuk meluncurkan fase kedua invasi militer mereka dan memperluasnya diluar ibukota Somalia.

Alhasil, pasukan Uganda meningkatkan jumlahnya dari 5.160 hingga 6.860, sementara pasukan Kenya akan ditingkatkan hingga 4.700, Burundi akan meningkatkan pasukan hingga 1.000, dan Djibouti akan mengirim pasukan tambahan sekitar 850 tentara siap tempur.

Tapi, mereka dengan jumlah sebesar itu dan peralatan secanggih demikian tetap selalu mengalami kegagalan demi kegagalan menghadapi Mujahidin Al-Shabaab yang jumlah dan peralatannya tak setara dengan pasukan boneka salibis itu. (siraaj/arrahmah.com)

Sumber : Arrahmah.com

Sabtu, 28 Juli 2012

Pilot Inggris mengoperasikan drone di Libya

Pilot Inggris mengoperasikan drone di Libya

Althaf

Sabtu, 28 Juli 2012 22:41:46

LONDON (Arrahmah.com) - Kementerian Pertahanan Inggris (MoD) telah mengungkapkan bahwa pilot Angkatan Udara Kerajaan (RAF) mengoperasikan drone dalam invasi ke Libya tahun 2011 lalu.

Pengungkapan ini datang saat pemerintah Inggris bersikeras bahwa tidak ada pesawat Inggris atau Kendaraan Udara Tanpa Awak (Unmanned Aerial Vehicles/UAV) terlibat dalam invasi Libya atau pernah digunakan di luar Afghanistan. Selain itu, pengungkapan ini datang sepuluh bulan setelah berakhirnya invasi pimpinan NATO di Libya.

Hal ini terungkap dalam jawaban parlementer saat Kementerian Pertahanan mengakui bahwa personil RAF ditugaskan dalam unit AS yang telah mengoperasikan "Sistem misi udara jarak jauh yang dipersenjatai" di Libya pada tahun 2011.

Sementara itu, Pentagon mengatakan pesawat Predatornya melancarkan 145 serangan udara di Libya antara April dan Oktober.

"Fakta ini diambil dari diungkapkannya isu personil AU Inggris mengendalikan drone bersenjata dalam konflik Libya tahun lalu - meskipun Kementerian Pertahanan menyatakan bahwa Inggris hanya pernah mengoperasikan drone bersenjata di Afghanistan. (althaf/arrahmah.com)

Sumber : Arrahmah.com

Mutiara hikmah dari panggung sejarah Islam #9: Petuah rohani sang ulama robbani

Mutiara hikmah dari panggung sejarah Islam #9: Petuah rohani sang ulama robbani

Muhib Al-Majdi

Sabtu, 28 Juli 2012 15:40:02

(Arrahmah.com) - Obat hati ada lima perkaranya. Yang pertama baca Qur'an dan maknanya. Yang kedua, shalat malam dirikanlah. Yang ketiga, berkumpullah dengan orang shalih. Yang keempat, perbanyaklah berpuasa. Yang kelima, dzikir malam perpanjanglah.

Jauh sebelum bait-bait nasehat itu populer lewat nyanyian Opick, jama'ah di masjid-masjid dan mushala-mushala telah melantunkannya dalam shalawatan sesudah adzan. Mereka mendapatkan lantunan nasehat emas itu dari para kyai di pesantren-pesantren tradisional. Tidak banyak umat Islam yang mengetahui bahwa usia nasehat itu lebih tua dari para kyai dan pesantren tradisional di tanah air kita. Nasehat bijak itu bahkan telah berusia lebih dari 1100 tahun!

Para sejarawan Islam mencatat bahwa nasehat bijak itu diucapkan oleh seorang ulama, ahli ibadah, penceramah dan tabib rohani yang senantiasa memberikan mutiara nasehat kepada kaum muslimin di kota Naisabur, Iran. Nama ulama dan ahli ibadah tersebut adalah Yahya bin Mu'adz bin Ja'far Ar-Razi, biasa dipanggil dengan sebutan Abu Zakaria Ar-Razi.

Yahya bin Mu'adz Ar-Razi dilahirkan di kota Ray, Teheran hari ini, pada akhir abad 2 H atau awal abad 3 H. Yahya bin Mu'adz memiliki seorang kakak bernama Ismail bin Muadz dan seorang adik bernama Ibrahim bin Muadz. Ketiganya dikenal sebagai orang yang shalih, ahli ibadah dan hidup zuhud.

Ulama hadits dan sejarawan Islam, imam Adz-Dzahabi berkata, "Yahya bin Muadz Ar-Razi, Abu Zakaria, seorang shufi dan 'arif yang terkenal dan seorang pemberi nasehat. Ia adalah orang bijaksana pada zamannya." (Tarikhul Islam, 19/373)

Ulama hadits dan sejarawan Islam, imam Abu Nu'aim Al-Ashbahani berkata, "Seorang yang senantiasa memuji dan bersyukur kepada Allah, seorang yang senantiasa qana'ah dan sabar, seorang yang senantiasa berharap dan takut kepada Allah, Yahya bin Muadz, seorang pemberi nasehat dan peringatan." (Hilyatul Awliya' wa Thabaqatul Ashfiya', 10/51)

Yahya bin Muadz Ar-Razi belajar hadits kepada imam Ishaq bin Sulaiman Ar-Razi, Maki bin Ibrahim Al-Balkhi, Ali bin Muhammad Ath-Thanafisi dan lain-lain.

Adapun murid-murid yang meriwayatkan hadits dari Yahya bin Muadz Ar-Razi adalah Al-Faqih Abu Nashr bin Salam, Abu Utsman Az-Zahid, Ahmad bin Muhammad Al-Masarjisi, Ali bin Muhammad Al-Qubbani, Yahya bin Zakaria Al-Maqabiri dan sebagian ulama Ray, Hamadan (dua wilayah di Iran) , Marwa dan Balkh (dua wilayah di Afghanistan). 

Yahya bin Muadz Ar-Razi menimba ilmu di Ray, Syairaz, Marwa dan Balkh, kemudian menetap dan mengajar masyarakat di kota Naisabur sampai ia wafat pada bulan Jumadil Ula 258 H.

Untaian-untaian nasehatnya sangat indah, menggugah dan penuh hikmah. Itulah sebabnya ia dijuluki hakim (orang bijaksana) dan wa'izh (sang pemberi nasehat). Salah satu nasehatnya tentang 'lima obat penyakit hati' di atas menjadi bukti bahwa nasehatnya tetap abadi, diingat dan diamalkan oleh kaum muslimin sampai hari ini, meski sang pemberi nasehat telah dimakamkan sejak 1175 tahun yang lalu!

Berikut ini sebagian di antara nasehat-nasehatnya yang singkat namun penuh hikmah:

??????? ????????? ???????? ?????????? ????????? ?????????? ??????????????? ????????? ????????? ????????? ?????????? ?????????????? ?????? ?????????? ????????????? ?????????????.

"Obat penyakit hati itu ada lima perkara; membaca Al-Qur'an dengan merenungkan maknanya, berpuasa, shalat malam, meminta ampunan Allah di waktu sahur dan berteman dengan orang-orang shalih."

?????? ?????????? ??????????? ???? ????????? ????? ??????? ?????????? ?????????? ???? ?????????

"(Ya Allah) Bagaimana saya tidak akan berharap kepada-Mu meski aku banyak berbuat dosa, sedangkan Engkau tidak enggan memberiku karunia meski aku banyak berbuat dosa?"

??? ????? ????? ??? ??????? ??????? ???????????? ??? ????? ????????? ??????? ?????????? ????????????

"Wahai manusia, agamamu akan senantiasa tercabik-cabik selama hatimu senantiasa lengket dengan cinta kepada dunia."

??? ???????????? ???????????? ?????? ???????? ???????????? ????????????

"Janganlah engkau menganggap Allah lambat mengabulkan doamu, padahal engkau telah menutupi jalan-jalan terkabulnya doa dengan dosa-dosamu."

??????? ?????????? ?????? ???? ?????????? , ??????????? ??????? ?????? ???????????? ?????????? ???????? ??????? ?????????? ?????? ???????????? ????????

"Tinggalkanlah (kenikmatan) dunia sebelum dunia meninggalkanmu, carilah ridha Rabbmu sebelum engkau menghadap-Nya dan bangunlah rumahmu yang engkau akan menempatinya  (alam kuburmu) sebelum engkau berpindah kepadanya."

?????? ???????????? ???? ??????? ???????: ???????? ????? ?????? ???? ????? ?????? ?????? ????? ??????? ????????

"Tidak akan rendah hati (tawadhu') orang yang tidak memiliki tiga sifat; mengetahui untuk apa ia diciptakan (ibadah), mengetahui dari apa ia diciptakan (setetes mani) dan mengetahui kepada apa ia kembali (tanah)."

????????? ???? ??????? ??????? ????????? ???????: ???? ????? ??????? ????????? ??????? , ????????? ???????

"Tanda orang yang bertakwa kepada Allah ada tiga; orang yang mengutamakan ridha Allah atas hawa nafsunya sendiri, orang yang rasa takut kepada Allah selalu menyertai dirinya, dan orang yang menyelisihi bisikan hawa nafsunya."

?????????? ??? ?????????? ????????? ???? ??????? , ?????? ??????? , ???????? ????? ???????????? ????????? ???????????

"Pikiranmu terhadap dunia melalaikan dirimu dari Rabbmu dan agamamu. Apalagi jika seluruh anggota badanmu tenggelam dalam kesibukan mengejar dunia."

?????????? ?????? ????????? ???????????? ??????? ????????? ??????

"(Kenikmatan) dunia adalah samudra kebinasaan, dan cara menyelamatkan diri darinya adalah dengan zuhud terhadapanya."

???????? ?????????? ??????? ????????? ??????? ?????????? ?????????? ?????? ???????? ?????????

"Harapan yang paling bisa diandalkan adalah harapan seorang hamba kepada Rabbnya dan sejujur-jujur persangkaan adalah persangkaan baik kepada Allah."

?????????? ???? ????? ????????? ???????: ???? ??????? ?????????? ??????????? ?????????? ???????????? ??????????

"Orang yang cerdas adalah orang yang memiliki tiga sifat; orang yang segera melakukan amal kebaikan, orang yang menunda-nunda angan-angannya dan orang yang mempersiapkan diri untuk kematiannya."

????? ??????????? ????????? ?????? ???? ???????? ?????????? ????? ?????????? ????????? ????????? ???? ???????? ????????

"Uang itu kalajengking. Jika engkau tidak pintar mengobatinya, janganlah engkau mengambilnya dengan tanganmu, karena jika ia telah menyengatmu niscaya ia dapat membunuhmu."

??? ?????? ??????? ?????????? ?????? ???????? ????????? ???????? ???????? ?????????

"Janganlah engkau menjadi orang yang dipermalukan oleh harta warisannya pada hari kematiannya (banyak harta namun jarang sedekah, sehingga hartanya dinikmati ahli waris namun perhitungannya di sisi Allah menjadi tanggung jawab dirinya, pent) dan dipermalukan oleh timbangan amalnya pada hari dikumpulkan Allah (hari kiamat)."

????????? ?????????? ??? ????????? ?????????: ?????????? ?????????? ?????????????? , ??????? ???????? ??????? ?????????????? ??????????? ????????????

"Keberuntungan di akhirat itu terletak pada tiga perkara: ketaatan, kebaktian, dan kedurhakaan. Yaitu taat kepada Rabb, berbakti kepada dua orang tua, dan durhaka kepada setan."

???? ???????? ?????? ????????? ???? ?????? ?????? ???????? , ?????????? ???????? ??????? ??????? ???? ?????????: ?????????? ?????????????? ????? ???????????? ??????????? ???????????? ???????? ???????? ???????????? ?????????? ??? ???????????? , ?????? ?????? ????? ?????????? ????????? ??? ???????? ?????? ??? ?????? ??????? ???? ?????????? ???????? ???? ?????????? ??????? ???????: ?????????? ???? ??????? ??????? ?????? ??????? ??????????? ??????? ???? , ??????????? ??? ???????? ???????? ?????? ???? ???????? ???? ?????????? , ???????????? ?????????? ?????????? ??? ?????? ??? ???? ?????????? ??????? ?????? ????????? ?????? ???????? "

"Barangsiapa banyak mengingat kematian, niscaya ia tidak akan mati sebelum ajalnya tiba. Ia akan mendapatkan tiga sifat kebaikan; segera untuk bertaubat, merasa puas dengan rizki yang Allah karuniakan walau sedikit dan rajin beribadah.

Adapun orang yang tamak terhadap kenikmatan dunia, niscaya ia tidak akan makan melebihi rizki yang telah Allah tuliskan untuk dirinya. Ia akan mendapatkan tiga sifat keburukan; engkau senantiasa melihatnya tidak pernah bersyukur atas pemberian Allah kepadanya, tidak pernah menyumbangkan (menginfakkan) sedikit pun kenikmatan dunia yang dikaruniakan Allah kepadanya dan ia senantiasa sibuk serta mencapekkan dirinya dalam mengejar rizki yang tidak Allah tetapkan untuk dirinya, sampai-sampai ia tidak sempat beramal untuk agamanya."  

?????? ????????????? ???????? ???? ?????????? ???????? ????????? ???????? ????????? ????????????? ????? ???????? ??? ???????????? ????????????? ?????????? ?????? ????????? ??????? ???????? ??? ?????????? ???? ????????? ????????? ??? ????????? ???? ????????? ????????? ??? ????????? ???? ????????? ???????.

"Amal perbuatan(mu) seperti fatamorgana, hati(mu) kosong dari ketakwaan, dosa-dosa(mu) sebanyak pasir dan debu, tapi kamu hendak mengharapkan bidadari sorga yang montok payudaranya lagi sebaya usianya? Mustahil…mustahil…Engkau ini mabuk (tidak sadar diri) walau tidak minum minuman keras. Alangkah sempurnanya engkau jika saja engkau mendahului angan-anganmu (dengan perbuatan nyata). Alangkah agungnya engkau jika saja engkau mendahului kematianmu (dengan amal-amal kebaikan). Alangkah kuatnya engkau jika saja engkau menyelisihi hawa nafsumu."

?????? ?????????? ???? ??????? ??????? ??????? ???? ??????? ?????????? ????? ???????.

"Dosa yang membuatku merasa butuh (kepada ampunan Allah) itu lebih aku sukai daripada ketaatan yang membuatku berbangga diri dengannya."

???????? ????? ??????????? ?????? ????????: ???? ???? ?????????? ????? ?????????? ?????? ???? ??????????? ????? ?????????? ?????? ???? ?????????? ????? ?????????.

"Hendaknya bagian seorang mukmin darimu tiga perkara; Jika engkau tidak memberinya manfaat, janganlah engkau memberinya bahaya! Jika engkau tidak bisa membuatnya senang, janganlah engkau membuatnya sedih! Dan jika engkau tidak memujinya, janganlah engkau mencelanya!"

??????????? ?????? ??? ??????????? ??????? ?????? ????? ????????????.

"Orang yang bertaubat memiliki sebuah kebanggaan yang tidak bisa ditandingi oleh kebanggaan apapun, yaitu Allah gembira dengan taubatnya."

????????? ??????? ????? ??????????? ???????????? ???????????? ??????? ????? ??????????? ??????????.

"Waktu malam itu panjang, maka janganlah engkau memendekkannya dengan tidurmu! Waktu siang itu bersih, maka janganlah engkau menodainya dengan dosa-dosamu!"

?????????? ???????? ?????????? ??????? ?????? ???? ????????????? ???????????? ????? ?????????? ?????????? ??????? ?????? ???? ???????????.

"Dunia itu kosong, namun yang lebih kosong darinya adalah hati orang-orang yang meramaikannya (para pemburu kenikmatan dunia semata). Akhirat itu negeri keramaian (kemakmuran), namun yang lebih ramai darinya adalah hati orang-orang yang memburu (kenikmatan abadi di) akhirat." 

???????? ??????? ???????? ????? ????????? ??????? ?????? ??? ???????? ????? ????????? ?????????

"Saya heran kepada orang yang sedih karena hartanya berkurang, kenapa ia tidak bersedih karena umurnya berkurang?"

Nasehat-nasehat emas dan penuh hikmah lainnya yang imam Yahya bin Muadz Ar-Razi sampaikan masih banyak, baik nasehat-nasehat yang ringkas maupun panjang. Sedikit kutipan nasehat beliau di atas semoga menjadi pelajaran yang dapat kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari kita. Amien. Wallahu a'lam bish-shawab.

Referensi:

Adz-Dzahabi, Tarikhul Islam, 13/373-375, Beirut: Darul Kitab Al-Arab, cet. 2, 1413 H.

Adz-Dzahabi, Siyaru A'lam An-Nubala', 13/15-16, Beirut: Muassasah Ar-Risalah, cet. 3, 1405 H.

Ibnul Jauzi Al-Baghdadi Hambali, Al-Muntazham fit Tarikh, 12/148-149, Beirut: Darul Kutub Al-Ilmiyyah, cet. 1, 1412 H.

Ibnul Jauzi Al-Baghdadi Hambali, Shifatus Shafwah, 2/291-296, Kairo: Darul Hadits, cet. 1, 1421 H.

Abu Nu'aim Al-Asbahani, Hilyatul Awliya' wa Thabaqatul Ashfiya', 10/51-70, Beirut: Darul Kutub Al-Ilmiyyah, cet. 1, 1409 H.

(muhib almajdi/arrahmah.com)

Baca Juga:
  • Mutiara hikmah dari panggung sejarah Islam #8: Thuma'ninah dalam shalat
  • Mutiara hikmah dari panggung sejarah Islam #7: Kesungguhan ulama dalam mencari ilmu
  • Mutiara hikmah dari panggung sejarah Islam #1: Kesucian jiwa, modal utama penghambaan diri
Sumber : Arrahmah.com

ICMI pertanyakan sikap Aung San Suu Kyi terhadap pembantaian Muslim Rohingya

ICMI pertanyakan sikap Aung San Suu Kyi terhadap pembantaian Muslim Rohingya

Bilal

Sabtu, 28 Juli 2012 14:43:10

JAKARTA (Arrahmah.com) - Ketua Presidium Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Prof. Nanat Fatah Natsir mempertanyakan sikap Aung San Suu Kyi yang tidak bersuara terhadap kejadian pembantaian Muslim Rohingya di Myanmar.

"Dia peraih nobel perdamaian dan sempat mengalami sendiri intimidasi dan penindasan yang dilakukan junta militer. Mengapa sekarang diam saja?" kata Nanat Fatah Natsir saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (28/7) seperti dilansir antaranews.

Dia menduga sikap diam Suu Kyi terhadap kejadian itu karena adanya agenda politik pemimpin oposisi Myanmar itu yang ingin mencalonkan diri sebagai presiden. Menurut dia, Suu Kyi takut tidak terpilih sebagai presiden bila membela suku Rohingya.

Mantan rektor UIN Sunan Gunungjati, Bandung itu mengecam sikap junta militer yang mengusir suku Rohingya dari Myanmar supaya pindah kewarganegaraan ke negara lain. Menurut dia, hal itu bertentangan dengan Piagam PBB dan ASEAN. "Pengusiran dan pembantaian itu melanggar hak hidup suku Rohingya dan hak asasi manusia untuk beragama," ujarnya.

Karena itu, Nanat Fatah Natsir mendesak Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) untuk segera mengambil sikap terhadap kejadian tersebut dengan mendesak Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) menjatuhkan sanksi kepada Myanmar dan mengusut pembantaian tersebut. "Kalau tidak segera diselesaikan persoalan itu akan menjadi panjang. OKI harus bicara untuk membela Muslim Rohingya," katanya. (bilal/arrahmah.com)

Baca Juga:
  • ICMI desak pemerintah RI lobi ASEAN terkait kekerasan terhadap muslim Rohingya
  • PIARA tuntut ASEAN beri sanksi dan boikot ekonomi Myanmar
Sumber : Arrahmah.com

Jumat, 27 Juli 2012

Muslim India mengutuk upaya pembersihan etnis Muslim di Assam, India

Muslim India mengutuk upaya pembersihan etnis Muslim di Assam, India

Siraaj

Sabtu, 28 Juli 2012 09:17:52

INDIA (Arrahmah.com) - Sekelompok Muslim India dari beberapa organisasi Muslim mengutuk pembantaian Muslim di Assam dan Uttar Pradesh dalam sebuah pertemuan di Mumbai untuk membahas tragedi tersebut, menduga bahwa pembantaian Muslim yang sedang terjadi di Assam adalah merupakan pembersihan etnis yang terencana dan menuduh pemerintahan telah gagal melindungi warga sipil.

"Pemerintahan daerah Tarun Gogoi telah gagal melindungi warga sipil tak bersalah," para pemimpin Muslim mengatakan dalam pertemuan itu, dikuti TwoCircles, Jum'at (27/7/2012).

Pertemuan di Mumbai itu digelar pada hari Kamis (27/7) yang dihadiri oleh Mahmud Ahmad Khan Daryabandi, seorang sekjen Dewan Ulama India, Burhanuddin Qasmi, seorang direktur Ma'arif Education and Research Centre, Farid Shaikh, seorang presiden Komite Aman Mumbai dan Dr. Azimuddin, seorang presiden Gerakan Kesejahteraan Manusia dan Harun Muzawala, wakil dari Khair-e Ummat Trust.

Kerusuhan sektarian meletus pada hari Jum'at (20/7) pekan lalu setelah empat pemuda yang diduga dari etnis Hindu Bodo dibunuh oleh beberapa pria tak dikenal di distrik Kokrajhar yang diisolasi.

Kemudian segerombolan pria dari suku Bodo lengkap dengan perkakas mereka menyerang Muslim di Kokrajhar karena menuduh Muslim yang melakukan pembunuhan tersebut, meskipun belum terbukti, hampir mirip dengan tragedi berdarah Muslim Rohingya di Myanmar, yang mana pembantaian besar-besaran Muslim Rohingya -tahun ini- dimulai dengan alasan bahwa pria Muslim telah memperkosa dan membunuh seorang gadis Buddhis Rakhine di Arakan.

Kerusuhan terus berlangsung selama sepekan dan meluas ke distrik Chirang dan Dhubri sehingga jumlah korban meningkat menjadi 44 orang, menurut laporan terakhir, dan 11 lainnya hilang belum diketahui nasibnya.

Muslim di Kokrajhar merupakan minoritas, Kokrajhar adalah wilayah India yang berbatasan langsung dengan Bangladesh dan Bhutan, wilayah itu dihuni oleh mayoritas warga Hindu suku Bodo.

Beberapa tahun terakhir, suku-suku Hindu dan Kristen telah menunjukkan sentimen kuat terhadap kaum Muslimin, menyebut mereka sebagai imigran Bangladesh ilegal.

Para pemimpin Muslim India juga mengutuk diskriminasi tersebut, karena Muslim di India -yang dapat berbahasa Bengali- telah hidup di Assam selama berabad-abad. (siraaj/arrahmah.com)

Baca Juga:
  • Pembantaian dan pengusiran umat Islam Rohingya merambah ke wilayah Assam, India
  • Penderitaan umat Islam Rohingya merambah kaum muslimin di Srilangka
Sumber : Arrahmah.com

Violent clashes spread in India's Assam

Violent clashes spread in India's Assam

Muhib Al-Majdi

Sabtu, 28 Juli 2012 01:28:49

ASSAM (Arrahmah.com) â€" Fighting between Bodo tribespeople and Muslim settlers in northeastern Assam state have killed at least 36 people.

Violence is spreading in northeast Assam state after nine more people were killed in overnight clashes between ethnic groups in India's northeast, bringing the death toll to 36 with about 170,000 villagers displaced by the unrest, officials say.

"The situation is tense and we are getting additional paramilitary troopers," Assam police chief JN Choudhury told reporters on Wednesday.

Rioting between Bodo tribespeople and Muslim settlers has raged for days in a region near Bangladesh.

Indian security forces patrolled deserted streets on Wednesday, and were given orders to shoot on sight, officials said.

Hagrama Mohilary, chief of the Bodoland Territorial Council, a local government body, told the AFP news agency that "an estimated 170,000 are sheltered in government-run relief camps".

A curfew is in place and government troops have been deployed in the area, Al Jazeera's Prerna Suri reported from Assam's capital Guwahati.

Ringed by China, Myanmar, Bangladesh and Bhutan, India's northeast is home to more than 200 ethnic and tribal groups and has been wrecked by separatist revolts since India's independence from Britain in 1947.

Muslim Bangladeshis make up most of the illegal immigrants.

Anti-Muslim sentiment

In recent years, Hindu and Christian tribes have begun to give vent to strong anti-immigrant and anti-Muslim sentiment against Bangladeshi settlers.

The latest wave of violence was sparked on Friday night when unidentified men killed four youth in the state's Bodo tribe-dominated Kokrajhar district near the borders of Bangladesh and Bhutan, police and district officials said.

In retaliation, armed Bodos attacked Muslims, suspecting them to be behind the killings.

Police said unidentified groups had fired indiscriminately with automatic weapons in populated areas over the weekend.

On Sunday, the body of a six-month-old child was found by villagers on a river bank along with the body of a woman, police said.

On Monday afternoon, hundreds of people carrying spears squatted on the railway line linking Guwahati to New Delhi.

An official said they had stopped an express train for several hours, demanding that the authorities release several men detained in connection with the killings of the four youth.

(arrahmah.com)

Sumber : Arrahmah.com

Obama akan tandatangani RUU baru dengan Israel untuk perkuat kerjasama militer AS-Israel

Obama akan tandatangani RUU baru dengan Israel untuk perkuat kerjasama militer AS-Israel

Siraaj

Jum'at, 27 Juli 2012 20:53:13

WASHINGTON (Arrahmah.com) - Presiden teroris Amerika Serikat (AS) Barack Obama akan mendandatangani Rancangan Undang-undang baru (RUU) untuk perkuat kerjasama militer AS-Israel pada hari Jum'at (27/7/2012) ini, bertepatan pada malam kunjungan Mitt Romney ke Israel, calon presiden AS dari partai Republik.

Obama akan berusaha meyakinkan atas komitmennya untuk para pendukung Yahudi Amerika untuk keamanan Israel di sebuah acara di Gedung Putih yang akan membanggakan diri atas Romney, yang telah menuduhnya sebagai presiden yang merusak hubungan AS-Israel, seperti dilansir Ma'an.

Dalam kongres melosokan RUU itu, adalah langkah Israel-AS untuk memperkuat kerjasama militer mereka, yang didukung kuat oleh Demokrat pimpinan Obama dan orang-orang Republik pekan lalu.

"RUU ini memperdalam kerjasama keamanan kami dengan Israel dengan memperluas bantuan militer kami dan memberikan Israel akses untuk peralatan tambahan," kata juru bicara Gedung Putih Tommy Vietor, Kamis (26/7).

Menjelang pemilihan presiden baru AS, Obama berusaha keras untuk meyakinkan Yahudi-Israel bahwa dirinya akan terus menyokong Israel baik secara moril maupun materil. (siraaj/arrahmah.com)

Sumber : Arrahmah.com

Pembantaian dan pengusiran umat Islam Rohingya merambah ke wilayah Asam, India

Pembantaian dan pengusiran umat Islam Rohingya merambah ke wilayah Asam, India

Muhib Al-Majdi

Jum'at, 27 Juli 2012 15:29:07

ASSAM (Arrahmah.com) - Pembantaian dan pengusiran terhadap warga muslim Rohingya di Arakan, Myanmar dalam sepekan ini mulai merambah propinsi Assam, India Timur Laut. Sampai hari Rabu (25/7/2012) sedikitnya 36 warga muslim dibantai oleh etnis suku Bodo. Pemerintah India tidak mampu menghentikan serangan kelompok bersenjata terhadap umat Islam di wilayah tersebut.

Truk-truk yang mengangkut anak-anak, wanita, peralatan rumah tangga dan tepung beras mulai mengalir ke tenda-tenda pengungsian warga muslim di propinsi Assam, India Timur Laut pada Kamis (26/7/2012).

Kepala kementrian propinsi Assam melaporkan kepada wartawan bahwa korban yang gugur akibat serangan etnis suku Bodo terhadap minoritas kaum muslimin meningkat menjadi 44 orang setelah aparat kepolisian kembali mengumumkan penemuan sejumlah mayat pada Rabu (25/7/2012) malam.

Kerusuhan di propinsi Assam berawal ketika kelompok etnis Bodo yang beragama Hindu melakukan serangan pada Jum'at (20/7/2012) malam di distrik Kokrajhar. Kokrajhar merupakan wilayah India yang berbatasan langsung dengan Bangladesh dan Bhutan. Wilayah itu dihuni oleh mayoritas warga Hindu suku Bodo dan minoritas imigran muslim dari Bangladesh.

Serangan pada malam pertama Ramadhan 1433 H itu menewaskan delapan warga muslim. Sejak itu warga Hindu suku Bodo semakin gencar menyerang, membunuh dan membakar desa-desa muslim. Sejak tahun lalu, warga Hindu suku Bodo dan suku-suku Kristen di wilayah Kokrajhar gencar mengkampanyekan anti etnis muslim dan imigran Bangladesh.

Aparat kepolisian memberikan tembakan peringatan ke udara untuk membubarkan kelompok etnis Bodo yang bersenjatakan pedang dan tombak dan melanggar larangan bepergian.

Dalam serangan yang telah berlangsung selama seminggu terakhir ini, etnis suku Bodo menyerang desa-desa kaum muslimin dan membakar ratusan rumah mereka. Mayoritas rumah warga muslim terbuat dari tanah liat dan atap rumbia sehingga mudah terbakar dan hangus oleh serangan tersebut.

Hagrama Mohilary, kepala pemerintahan setempat, menyatakan kepada AFP bahwa diperkirakan sebanyak 170.000 warga diungsikan di kamp-kamp pengungsian milik pemerintah local.

Seorang warga muslim yang selamat dari pembantaian tersebut, Abdurrahman (45 tahun) menuturkan kepada wartawan AFP, "Tidak ada lagi tempat aman." Ia berhasil lolos bersama kedua orang tua, saudara perempuan, istri dan anak perempuannya.

"Situasinya memanas dan kita mendapat tambahan pasukan Paramiliter, "kata kepala kepolisian propinsi Assam, JN Choudhury, kepada wartawan.

Pemerintah lokal pada Senin sore (23/7/2012) mengumumkan pemberlakuan larangan bepergian dan hak kepada polisi dan tentara untuk menembak di tempat siapa yang melanggar larangan tersebut. Kebijakan itu diambil setelah etnis Hindu Bodo membakari rumah-rumah dan menjarah warung-warung warga muslim. Rel kereta api dan jalan-jalan raya telah disabotase etnis suku Bodo.

(muhib almajdi/arrahmah.com)

Baca Juga:
  • Penderitaan umat Islam Rohingya merambah kaum muslimin di Srilangka
  • Mujahidin Taliban Pakistan ancam akan balas atas tumpahnya darah Muslim Rohingya di Myanmar
  • Dinilai lecehkan Islam, kartunis Maroko ditahan setelah menggambar masjid
Sumber : Arrahmah.com

Kamis, 26 Juli 2012

19 tentara boneka tewas dalam pemboman di Balkh dengan Mujahidin

19 tentara boneka tewas dalam pemboman di Balkh dengan Mujahidin

Siraaj

Jum'at, 27 Juli 2012 09:02:21

BALKH (Arrahmah.com) - Setidaknya 19 tentara boneka Afghan dalam pertempuran dengan Mujahidin di provinsi Balkh, Afghanistan, kemarin (26/7/2012).

Seorang pejabat Mujahidin mengatakan bahwa 19 tentara boneka tersebut, termasuk seorang komandan mereka bernama Lodin, tewas dalam serangan bom.

Pejabat Mujahidin menambahkan bahwa sejumlah warga sipil menjadi korban akibat terkena tembakan tentara boneka yang melepaskan tembakan secara membabi buta pada saat bertempur. (siraaj/arrahmah.com)

Sumber : Arrahmah.com

Rabu, 25 Juli 2012

Sekitar 120 pemukim Yahudi menerobos ke halaman Masjid Al-Aqsa dan melakukan ritual keagamaan

Sekitar 120 pemukim Yahudi menerobos ke halaman Masjid Al-Aqsa dan melakukan ritual keagamaan

Siraaj

Kamis, 26 Juli 2012 09:16:23

AL-QUDS (Arrahmah.com) - Di saat kaum Muslimin Palestina sedang menjalankan ibadah puasa, para pemukim Yahudi menerobos ke halaman Masjid Al-Aqsa dan melakukan ritual agama mereka.

Yayasan Al-Aqsa untuk Wakaf dan Warisan (AFEH) telah mewanti-wanti tentang meningkatnya pasukan zionis dan pemukim Yahudi yang menyerbu Masjid Al-Aqsa pada amalan hari yang mereka sebut sebagai perayaan hari "penghancuran Bait Allah" pada Ahad depan.

Pernyataan AFEH menyusul kabar bahwa sekitar 120 pemukim Yahudi menerobos ke halaman Masjid Al-Aqsa secara berkelompok pada Rabu (24/7/2012) pagi, dikutip PIC, Kamis (25/7).

Sekelompok Yahudi itu berjalan-jalan di alun-alun Al-Aqsa sambil mendengarkan ceramah tentang penjelasan Talmud dan melakukan ritual agama mereka.

Saksi mata mengatakan bahwa mereka semua dikawal oleh sejumlah besar pasukan zionis bersenjata yang memicu ketegangan di sekitar situs suci tersebut.

Sementara itu di bulan Ramadhan ini, jama'ah Muslim yang datang ke Masjid Al-Aqsa meningkat tajam untuk beribadah di Masjid Al-Aqsa, datangnya para pemukim Yahudi ke Al-Aqsa untuk melakukan ritual ibadah mereka dapat mengganggu kekhusyuan kaum Muslimin di sana. (siraaj/arrahmah.com)

Sumber : Arrahmah.com

16 salibis NATO dan tentara boneka tewas dan terluka dalam serangan Mujahidin di Wardak

16 salibis NATO dan tentara boneka tewas dan terluka dalam serangan Mujahidin di Wardak

Siraaj

Rabu, 25 Juli 2012 21:20:57

WARDAK (Arrahmah.com) - Mujahidin Imarah Islam Afghanistan menyerang sekelompok pasukan musuh gabungan di distrik Jaliz di provinsi Wardak, kemarin (24/7/2012), 12 salibis NATO dan boneka-boneka mereka tewas dan terluka selama baku tembak.

Dalam serangan terpisah di distrik yang sama, sebuah bom meledak mengenai tank bersenjata milik musuh, menewaskan 4 tentara boneka yang berada di tank itu.

Sementara itu 4 tentara teroris penjajah juga tewas dan terluka ketika tank mereka dihantam IED yang ditanam Mujahidin hingga hancur berkeping-keping, di distrik Gilan di provinsi Ghazni. (siraaj/arrahmah.com)

Sumber : Arrahmah.com

Innalillahi wa innailaihi rojiun, orang tua Ustadz M. Al Khaththath tutup usia

Innalillahi wa innailaihi rojiun, orang tua Ustadz M. Al Khaththath tutup usia

Bilal

Rabu, 25 Juli 2012 14:23:15

JAKARTA (Arrahmah.com) - Kabar duka menyambangi redaksi arrahmah.com, ayah dari sekretaris jenderal Forum Umat Islam (FUI) Ustadz Muhammad Al Khaththath dikabarkan telah meninggal dunia pada Rabu pagi (25/7) di Pasuruan, Jawa Timur.

"Mohon doa untuk bapak saya H. M. Kasmun yang wafat pagi ini dalam usia 85 tahun di Pasuruan Jawa Timur," kata Al Khaththath melalui pesan singkat, Rabu (25/7) siang.

Ustadz Al Khaththath juga memohon agar ayahnya meninggal dalam keadaan baik di sisi Allah. "Moga-moga husnul khatimah dan diampuni dosa-dosanya," ujarnya.

Segenap Pimpinan Redaksi dan awak media arrahmah.com mengucapkan turut berbela sungkawa atas meniggalnya almarhum H. M. Kasmun. Semoga amal ibadahnya diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala dan diberikan maghfiroh oleh-Nya di bulan yang mulia ini, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan keikhlasan. Allahumaghfirlahu. (bilal/arrahmah.com)

Sumber : Arrahmah.com

Selasa, 24 Juli 2012

KAMMI Pusat tolak rencana pembangunan gedung baru Kedubes AS Jakarta

KAMMI Pusat tolak rencana pembangunan gedung baru Kedubes AS Jakarta

Bilal

Selasa, 24 Juli 2012 23:39:29

JAKARTA (Arrahmah.com) â€"  Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) menolak pembangunan gedung baru Keudtaan besar Amerika Serikat (AS) di Jakarta karena berpotensi dijadikan pusat aktifitas militer oeleh negara Paman Sam tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Pengurus Pusat KAMMI  yang bertempat di Jl. Penggalang Raya No. 3 Matraman Jaktim dalam konferensi persnya terkait rencana Amerika Serikat untuk membangun gedung kedubesnya yang menelan biaya 450 juta Dollar atau setara dengan 4,2 triliun Rupiah dan menghabiskan waktu sekitar lima tahun dalam proses pembangunannya.

Menurut siaran pers yang diwakili oleh humas PP Kammi, Eric Setiawan, AS dikhawatirkan akan menancapkan hegemoninya dan pengaruhnya dalam mencampuri urusan dalam negeri Indonesia dengan membangun kedubes terbesar ketiga setelah di Iraq dan Pakistan.

Karena seperti yang diketahui bahwa dua kedubes terbesar AS di Iraq dan pakistan menjadi pangkalan militer dan intelejen di dua negara tersebut.

Maka dari itu, PP KAMMI  menghimbau kepada pemerintah Amerika Serikat dengan gedung barunya untuk tidak melakukan beberapa hal diantaranya.

Pertama, Melakukan aktivitas mata-mata terhadap pemerintah Indonesia yang berdaulat yang menjalankan roda pemerintahannya dan warga negara Indonesia dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kedua, Menolak dengan keras intervensi pemerintah Amerika Serikat terhadap segala kebijakan yang diambil oleh pemerintah Indonesia dan menolak keras tekanan pemerintah Amerika Serikat terhadap pemerintah Indonesia.

Ketiga, Menolak dengan keras kehadiran militer pemerintah Amerika Serikat di kedubes tersebut karena Indonesia adalah negara damai dan tidak membutuhkan kehadiran kekuatan militer asing dalam wilayah kekuasaan pemerintah Indonesia.

Setelah membacakan pernyataan sikap dari PP KAMMI  Eric Setiawan selaku humas juga menyoroti serius sikap pemerintah Indonesia yang seolah-olah tutup mata terhadap pembangunan kedubes Amerika Serikat

"Ini masalah serius pemerintah Indonesia yang berdaulat, seharusnya pemerintah memberikan sikapnya terhadap upaya pembangunan kedubes Amerika Serikat yang lebih mirip barak militer daripada gedung untuk bekerja", tandasnya mengakhiri pembicaraan. (bilal/arrahmah.com)

Baca Juga:
  • HTI : Pembangunan Kedubes AS Jakarta hendak dijadikan Pangkalan Militer
Sumber : Arrahmah.com

Perjuangkan nasib anggota PKI, Komnas HAM: Kopkamtib Bertanggung Jawab dalam Peristiwa 1965-1966

Perjuangkan nasib anggota PKI, Komnas HAM: Kopkamtib Bertanggung Jawab dalam Peristiwa 1965-1966

Bilal

Selasa, 24 Juli 2012 15:23:09

JAKARTA (Arrahmah.com) - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan, terdapat cukup bukti permulaan untuk menduga telah terjadi sembilan bentuk tindakan yang diberikan istilah "kejahatan kemanusiaan" yang merupakan pelanggaran HAM berat dalam peristiwa 1965-1966. Sembilan bentuk kejahatan terhadap kemanusiaan tersebut adalah pembunuhan, pemusnahan, perbudakan, pengusiran atau pemindahan penduduk secara paksa, perampasan kemerdekaan atau kebebasan fisik, penyiksaan, perkosaan, penganiayaan, dan penghilangan orang secara paksa.

"Kami menduga bahwa pihak yang patut dimintai pertanggungjawaban atas tragedi 65 adalah Kopkamtib berdasarkan struktur pelanggaran HAM berat yang terjadi dari tahun 1965 sampai 1968 dan 1970 sampai 1978," ujar Nur Kholis, Ketua tim ad hoc penyelidikan pelanggaran HAM berat peristiwa 1965-1966 Komnas HAM, kepada wartawan di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Senin (23/7/2012). Ia didampingi Wakil Ketua tim ad hoc Kabul Supriadi dan anggota tim, yaitu Johny Nelson Simanjuntak dan Yosep Adi Prasetyo, Ketua Yayasan Penelitian Korban Pembunuhan 1965/1966 Bedjo Untung, dan korban tragedi 1965-1966 seperti dirilis kompas.com.

Kesimpulan ini diperoleh Komnas HAM setelah meminta keterangan dari 349 saksi hidup yang terdiri atas korban, pelaku, ataupun saksi yang melihat secara langsung peristiwa tersebut. Menurut Nur Kholis, para saksi dari seluruh Indonesia tersebut menyatakan, Kopkamtib melakukan aksi kejahatan atas kemanusiaan itu secara sistematis dan meluas. Jumlah korban diperkirakan 500.000 hingga 3 juta jiwa.

Komnas HAM menyebutnya sebagai "kejahatan" yang terjadi secara sistematis karena menggunakan pola yang sama. Para saksi mengungkapkan kejadian berawal dari tempat pemeriksaan Kopkamtib. Setelah itu, korban mengalami tindak penyiksaan, perampasan harta benda, dan pembunuhan. Selain itu ada pula yang ditahan tanpa menjalani proses peradilan dan dikirimkan ke Pulau Buru untuk menjalani perbudakan.

Sementara menurut komnas HAM "kejahatan" terjadi meluas karena tidak hanya terjadi di Pulau Jawa dan Bali, tetapi di seluruh wilayah Indonesia kecuali Papua karena belum sepenuhnya resmi bergabung dengan Indonesia. Kejahatan yang terjadi secara sistematis dan meluas merupakan syarat terjadinya pelanggaran HAM berat sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM.

"Banyak korban adalah orang yang diidentifikasikan PKI dan simpatisannya. Peristiwa 65 dan setelahnya itu mengakibatkan penduduk sipil, tentara, dan polisi jadi korban. Kalau korbannya tentara menurut pengakuan saksi, ada batalion tentara tiba-tiba saja hilang atau semacam dibersihkan dalam peristiwa itu. Ada pula korban sipil yang dipenjara melihat kelompok anggota tentara mendekam di sebuah sel. Kami menduga pelaku mengetahui secara sadar bahwa yang diakibatkannya adalah pelanggaran HAM berat dan pelaku sadar jika yang diperbuatnya sejalan dengan kebijakan penguasa," paparnya.

Kabul menjelaskan, penyelidikan Komnas HAM merupakan penyelidikan pro justicia berdasarkan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM. Selanjutnya, Komnas HAM merekomendasikan kepada Kejaksaan Agung untuk menindaklanjuti ke tingkat penyidikan.

Sekadar membuka informasi, Komando Pemulihan Keamanan dan Ketertiban disingkat Kopkamtib adalah organisasi yang langsung berada di bawah komando Presiden RI pada saat itu, Soeharto. Kopkamtib dibentuk pada tanggal 10 Oktober 1965 untuk melakukan pembasmian terhadap unsur PKI/Komunis di masyarakat.

Di bawah organisasi ini terdapat serangkaian organisasi militer atau nonmiliter yang melaksanakan tugas dan tujuan Kopkamtib. Berturut-turut pemegang pucuk komando Kopkamtib dari awal berdirinya hingga tahun 1988 adalah Soeharto, Maraden Panggabean, Soemitro, Sudomo, dan Benni Moerdani.

Sementara itu, peristiwa 1965-1966 sendiri diyakini sebagian besar masyarakat Indonesia terjadi akibat pemberontakan Dewan Revolusi PKI dan Penculikan jenderal-Jenderal Angkatan Darat di Jakarta yang menimbulkan bentrokan antara kaum Komunis dan masyarakat anti Komunis. (bilal/arrahmah.com)

Sumber : Arrahmah.com

Senin, 23 Juli 2012

Mutiara hikmah dari panggung sejarah Islam #4: Kemuliaan itu dengan agama dan ilmu

Mutiara hikmah dari panggung sejarah Islam #4: Kemuliaan itu dengan agama dan ilmu

Muhib Al-Majdi

Senin, 23 Juli 2012 12:52:43

(Arrahmah.com) - Imam Adz-Dzahabi meriwayatkan sebuah kisah menarik tentang dialog antara khalifah Abdul Malik bin Marwan dan ulama hadits dari generasi tabi'in, imam Muhammad bin Muslim bin Syihab Az-Zuhri. Kisah tersebut dituturkan oleh Walid bin Muhammad Al-Muwaqqari bahwa pada suatu hari imam Muhammad bin Muslim bin Syihab Az-Zuhri mendatangi khalifah Abdul Malik bin Marwan.

Abdul Malik bin Marwan: "Dari mana Anda datang?"

Az-Zuhri: "Dari Makkah."

Abdul Malik bin Marwan: "Siapa ulama yang memimpin Makkah sepeninggal Anda?"

Az-Zuhri: "Atha' (bin Abi Rabah)."

Abdul Malik bin Marwan: "Dia orang Arab atau orang maula (budak yang dimerdekakan)?"

Az-Zuhri: "Dia seorang budak yang telah dimerdekakan."

Abdul Malik bin Marwan: "Dengan apa ia menjadi pemimpin (ulama) Makkah?"

Az-Zuhri: "Dengan agama (ketakwaan) dan riwayat (ilmu dan periwayatan hadits)."

Abdul Malik bin Marwan: "Orang yang memiliki agama dan riwayat memang seyogyanya diangkat sebagai pemimpin. Lalu siapa (ulama) yang memimpin negeri Yaman?"

Az-Zuhri: "Thawus (bin Kaisan Al-Yamani)."

Abdul Malik bin Marwan: "Dia orang Arab atau orang maula (budak yang dimerdekakan)?"

Az-Zuhri: "Dia seorang budak yang telah dimerdekakan."

Abdul Malik bin Marwan: "Lalu siapa (ulama) yang memimpin negeri Syam?"

Az-Zuhri: "Makhul (Abu Abdillah Asy-Syami)."

Abdul Malik bin Marwan: "Dia orang Arab atau orang maula (budak yang dimerdekakan)?"

Az-Zuhri: "Dia seorang budak yang telah dimerdekakan. Ia seorang budak bangsa Naubah yang dimerdekakan oleh seorang wanita dari suku Hudzail."

Abdul Malik bin Marwan: "Lalu siapa (ulama) yang memimpin negeri Jazirah (negeri di antara sungai Tigris dan Eufrat di Irak)?"

Az-Zuhri: "Maimun bin Mihran dan ia seorang budak yang telah dimerdekakan."

Abdul Malik bin Marwan: "Lalu siapa (ulama) yang memimpin negeri Khurasan (Afghanistan)?"

Az-Zuhri: "Dhahak bin Muzahim dan ia seorang budak yang telah dimerdekakan."

Abdul Malik bin Marwan: "Lalu siapa (ulama) yang memimpin negeri Bashrah?"

Az-Zuhri: "Hasan (bin Yasar Al-Bashri) dan ia seorang budak yang telah dimerdekakan."

Abdul Malik bin Marwan: "Lalu siapa (ulama) yang memimpin negeri Kufah?"

Az-Zuhri: "Ibrahim (bin Yazid) An-Nakha'i."

Abdul Malik bin Marwan: "Dia orang Arab atau orang maula (budak yang dimerdekakan)?"

Az-Zuhri: "Dia adalah orang Arab."

Abdul Malik: "Aduh! Anda telah mengurangi kesempitan saya. Demi Allah, budak-budak yang dimerdekakan akan memimpin orang-orang Arab di negeri ini sehingga nama mereka disebut-sebut di atas mimbar-mimbar, sementara orang-orang Arab berada di bawah mimbar."

Az-Zuhri:

??? ???????? ??????????????? ???????? ???? ??????? ???? ????????? ?????? ?????? ?????????? ??????.

"Wahai amirul mukminin, ini adalah agama. Barangsiapa menjaga agama, niscaya ia akan memimpin. Dan barangsiapa menelantarkan agama, niscaya ia akan jatuh."

***

Saudaraku seislam dan seiman…

Kisah di atas mengajarkan kepada kita bahwa nilai seseorang diukur dari kadar pengetahuan dan pengamalannya terhadap dien Allah. Jika seseorang memahami dan mengamalkan Al-Qur'an dan As-sunnah, niscaya Allah akan meninggikan derajatnya walaupun ia berasal dari rakyat jelata dan bangsa non-Arab. Sebaliknya, Allah akan menghinakan derajat seseorang yang tidak memahami dan mengamalkan Al-Qur'an dan as-sunnah, walau ia seorang penguasa dan berasal dari bangsa Arab.

Itulah hukum Allah dan hukum Rasul-Nya. Allah Ta'ala berfirman,

???????? ??????? ????????? ??????? ???????? ??????????? ??????? ????????? ????????? ????????? ????? ??????????? ???????

Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kalian dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kalian kerjakan. (QS. Al-Mujadilah [58]: 11)

??? ???????? ???????? ?????? ????????????? ???? ?????? ????????? ??????????????? ???????? ??????????? ????????????? ????? ???????????? ?????? ??????? ??????????? ????? ??????? ??????? ???????

Hai manusia, sesungguhnya Kami telah menciptakan kalian dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kalian berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kalian saling mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kalian di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kalian. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. (QS. Al-Hujurat [49]: 13)

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa salam juga telah menegaskan hukum yang sama.

???? ??????? ???? ?????????? ????? ??????? ???? ?????? ??????????? ?????? ?????? ???????????? ??????? ?????? ?????????????? ????? ???????? ???????: ???? ????????????? ????? ?????? ?????????? ???????: ????? ???????? ?????: ?????? ????? ???????? ?????: ??????? ???? ???????????? ?????: ??????????????? ?????????? ???????? ?????: ??????? ??????? ????????? ????? ????? ???????? ????????? ??????? ??????????????? ????? ??????: ????? ????? ??????????? ?????? ????? ???????? ????????? ???? ?????: «????? ????? ???????? ??????? ?????????? ??????????? ???????? ???? ????????».

Dari Amir bin Watsilah bahwasanya Nafi' bin Abdul Harits bertemu dengan Umar bin Khathab di Usfan. Nafi' adalah pejabat yang diangkat oleh Umar sebagai gubernur Makkah. Umar bertanya, "Siapa yang engkau angkat sebagai gubernur sementara atas penduduk lembah Makkah ini?" Nafi' menjawab, "Ibnu Abza." Umar bertanya, "Siapa itu Ibnu Abza?" Nafi' menjawab, "Seorang budak yang telah kami merdekakan." Umar bertanya, "Engkau mengangkat seorang budak yang telah dimerdekakan sebagai gubernur sementara atas penduduk Makkah?" Nafi' menjawab, "Tetapi dia hafal Al-Qur'an dan ahli di bidang faraidh (ilmu pembagian warisan)." Umar bin Khathab berkata, "Adapun Nabi kalian shallallahu 'alaihi wa salam telah bersabda: "Sesungguhnya Allah akan mengangkat derajat beberapa kaum dengan Al-Qur'an ini dan merendahkan derajat beberapa kaum lainnya dengan Al-Qur'an ini." (HR. Muslim no. 817, Ahmad no. 232, Ibnu Majah no. 218, Al-Bazzar 249 dan Al-Baghawi dalam Syarhus Sunnah no. 118 4)

Sumber kisah:

Syamsuddin Muhammad bin Ahmad bin Utsman Adz-Dzahabi, Siyaru A'lam An-Nubala', 5/85, Beirut: Muassasah Ar-Risalah, cet. 3, 1405 H.

(muhib almajdi/arrahmah.com)

Baca Juga:
  • Mutiara hikmah dari panggung sejarah Islam #1: Kesucian jiwa, modal utama penghambaan diri
  • Mutiara hikmah dari panggung sejarah Islam #2: Tiada bagian dalam Islam bagi orang yang tidak shalat
  • Mutiara hikmah dari panggung sejarah Islam #3: Mereka yang selalu merindukan masjid
Sumber : Arrahmah.com

Minggu, 22 Juli 2012

Indahnya Ramadhan pertama bagi Abdullah, mualaf dari Pakistan

Indahnya Ramadhan pertama bagi Abdullah, mualaf dari Pakistan

Siraaj

Senin, 23 Juli 2012 09:49:10

 "Saya sungguh gembira untuk menjalankan puasa, yang akan menjadi sebuah pengalaman baru bagi saya," ungkap Abdullah dengan bahagia kepada Onislam.

Masuk Islam sejak enam bulan lalu, Mangat Ram yang sekarang berganti nama menjadi Ali Abdullah, menjalankan ibadah shaum (puasa) di bulan Ramadhan untuk pertama kalinya dalam hidupnya.

Abdullah (34) yang berasal dari padang pasir Thar di selatan provinsi Sindh, Pakistan baru memeluk Islam pada bulan Januari 2012, meskipun ia telah membaca kitab suci Al-Qur'an dan kitab-kitab Islam selama setahun terakhir.

"Saya menghabiskan Ramadhan bersama umat Muslim (pada saat ia masih menjadi seorang hindu -red) di sebuah kamp pengungsian setelah hujan lebat dan banjir bandang menghanyutkan rumah-rumah dan ternak kami setahun lalu," kenang Abdullah saat sedang menghadiri undangan acara "Tahib Ramadhan" yang diadakan oleh Dars-e-Quran network, sebuah organisasi sastra yang bergerak di bidang pendidikan Al-Qur'an di Pakistan.

"Namun, pada saat itu, sayangnya Saya belum dapat menemukan jalan kebenaran (belum mendapat hidayah -red), dan kehilangan berkah-berkah Ramadhan," tambah seorang ayah dari tiga anak itu.

"Tetapi pada saat ini, Saya siap dengan keyakinan penuh untuk menjalankan puasa."

Istri Abdullah dan ketiga anaknya juga telah masuk Islam beberapa bulan lalu setelah ia meninggalkan kamp pengungsian ke kampung halamannya, setelah Abdullah dan keluarganya berlindung di kamp pengungsian Al-Khidmat Foundation di pinggiran kota Karachi, setelah banjir bandang melanda tempat tinggal mereka.

"Saya kagum dengan semangat dan kegigihan saudara-saudara Muslim saya (pada saat itu), yang biasa berpuasa tetapi tetap terus melayani kami sepanjang hari," kata Abdullah.

"Saat itu hampir tidak bisa dipercaya bagi saya," Abdullah terharu atas bantuan dan operasi penyelamatan oleh badan amal Islam pada saat hujan lebat dan banjir bandang menghantam daerah tersebut, bantuan yang telah menyelamatkan hidup ribuan nyawa tahun lalu, dengan izin Allah.

"Saya sangat terinspirasi dengan cara bagaimana kami diperlakukan di kamp pengungsian itu, mengingat kami termasuk kasta rendah (dalam adat Hindu), dan malahan di kelas tinggi Hindu pun hampir tak peduli dengan kami," kata Abdullah.

Pada saat itu, Abdullah meninggalkan kamp pengungsian untuk mengucapkan Syahadat bersama keluarganya di sebuah Masjid lokal.

Bagi Abdullah, yang baru saja memulai ibadah puasa Ramadhan pada tahun ini, puasa di bulan suci merupakan momen spesial di dalam hidupnya.

"Adalah bulan suci Ramadhan, yang telah mengubah hidup saya untuk lebih dekat dengan Islam," katanya, "Pada saat Ramadhan, yang mendorong saya untuk berpikir tentang Islam untuk pertama kalinya di dalam hidup saya."

"Saya terus berpikir tentang kerohanian," lanjut Abdullah, "yang telah menganjurkan Muslim untuk tetap tanpa makanan, air, dan kemewahan hidup lainnya pada saat sedang berpuasa, bahkan selama waktu ketika tak ada orang di sana untuk mengawasinya."

"Saya bersyukur kepada Allah yang telah membimbing saya ke jalan yang benar," ungkapnya haru.

Mualaf lainnya merasakan hal yang sama

Sesama Mualaf, Abdul Rahman, yang dulunya dikenal sebagai Bhagwan Das, juga amat bergembira menyambut ibadah puasa di bulan Ramadhan ini. Meskipun ini bukan Ramadhan pertama kalinya bagi Abdul Rahman.

"InsyaAllah, ini akan menjadi Ramadhan kedua saya," katanya, yang juga berasal dari daerah Thar, kepada Onislam.

"Tetapi saya lebih bergembira saat ini karena saya belum tahu banyak tentang pentingnya dan manfaat ibadah shaum."

Abdul Rahman, adalah seorang petani, yang telah memeluk Islam pada Ramadhan tahun lalu di sebuah kamp pengungsian yang dikelola oleh badan amal Islam Falah-e-Insaniat Foundation di distrik Badin.

Ia baru beberapa kali menjalankan puasa karena ia memeluk Islam pada pekan akhir di bulan Ramadhan.

"Saya memiliki sedikit pengetahuan tentang Islam dan Ramadhan pada saat itu," kata seorang ayah dari lima anak ini.

"Saya berpuasa (saat itu), tetapi jujur saya, ada kekurangan pemahaman dan keyakinan," lanjut Abdul Rahman, "Tetapi, Saya telah membaca banyak tentang Islam selama setahun terakhir, dan sekarang Saya tahu persis tentang pentingnya Ramadhan bagi seorang Muslim."

Selain Abdul Rahman, ada Muhammad Ibrahim atau dahulunya bernama George Masih, mantan Kristen yang telah memeluk Islam beberapa bulan lalu, yang juga kagum dengan bulan Ramadhan.

Awalnya, bagi Ibrahim, tidak terlalu kaget dengan puasa karena dalam ajaran Kristen mengajarkan amalan puasa (berdasarkan aturan Kristen), namun Ibrahim saat itu belum memahami makna puasa di bulan Ramadhan. Kemudian Ibrahim mempelajari literatur terkait Ramadhan untuk memantapkan keyakinannya.

"Untuk memahami itu, Saya membaca banyak literatur tentang Ramadhan, baik dalam bahasa Urdu maupun bahasa Inggris," kata Ibrahim, yang berprofesi sebagai seorang guru.

"Semakin banyak Saya membaca tentang Ramadhan, Saya mulai memahami rasionalitas dalam Islam, itulah mengapa, bulan suci Ramadhan memiliki makna khusus bagi saya."

Ramadhan tahun ini telah datang, dan Ibrahim telah siap menghadapi ujian yang akan dihadapi selama Ramadhan.

"Saya siap untuk menjalankan puasa untuk pertama kalinya," tegas Ibrahim, yang tidak begitu khawatir akan cuaca panas dan waktu yang panjang pada saat menjalankan ibadah wajib ini.

"Saya sedikit khawatir tentang itu, tetapi Saya yakin bahwa dengan rahmat Allah, Saya bisa mengatasinya."

Ribuan umat Hindu dan Kristiani berlindung di kamp-kamp pengugsian yang didirikan oleh beberapa badan amal Islam pada saat banjir bandang besar melanda salah satu provinsi terbesar di Pakistan. Badan amal Islam juga telah melakukan berbagai aksi kemanusiaan dan operasi penyelamatan serta proyek pengembangan kehidupan bermasyarakat di gurun Thar, di mana hampur 50 persen penduduknya adalam Hindu.

Ratusan umat Hindu telah memeluk Islam di berbagai bagian di wilayah Sindh selama setahun terakhir, terutama dari kalangan kasta rendah Hindu, yang merupakan mayoritas di selatan provinsi tersebut. Kebaikan kaum Muslimin terhadap mereka telah menarik mereka untuk mempelajari Islam.

Demikian pula, sejumlah umat Kristiani telah masuk Islam sejak setahun lalu di daerah yang berbeda di Punjab, salah satu provinsi paling kaya di negara itu.

Meskipun di negara-negara tetangga umat Muslim yang minoritas sering mendapatkan diskriminasi bahkan perlakuan kejam, umat Hindu dan Kristen yang minoritas di Pakistan tetap diperlakukan dengan baik oleh kaum Muslimin, jika mereka kesulitan maka kaum Muslimin mengulurkan bantuan untuk mereka. (siraaj/arrahamh.com)

Sumber : Arrahmah.com

Seorang wanita Inggris mengumumkan masuk Islam di Gaza, Subhanallah

Seorang wanita Inggris mengumumkan masuk Islam di Gaza, Subhanallah

Siraaj

Ahad, 22 Juli 2012 20:31:39

GAZA (Arrahmah.com) - Seorang wanita asal Inggris bernama Anne William Kennedy, mengumumkan dirinya masuk Islam pada hari Sabtu (21/7/2012) pada saat konferensi pers yang digelar di markas Asosiasi Ulama Palestina di kota Gaza, lapor PIC, Ahad (22/7).

Anne, yang sekarang mengubah namanya menjadi Khadijah Hassan, mengatakan bahwa dia dengan ikhlas, tanpa paksaan, masuk Islam setelah seorang pemuda Palestina bernama Yusuf Hassad, seorang penduduk di Khan Yunis, meyakinkannya untuk menjadi seorang Muslim dan setelah mempelajari banyak buku tentang Islam, Subhanallah.

Khadijah mengekspresikan kebahagiaan pada saat menyatakan dirinya masuk Islam di Jalur Gaza, Palestina yang ia anggap sebagai negara untuk seluruh kaum Muslimin.

Sementara itu, ketua Asosiasi Ulama Palestina, Dr. Salim Salama, mengucapkan selamat kepada Khadijah atas langkahnya memeluk Islam, dan memberinya, pada saat akhir konferensi itu, sebuah salinan Al-Qur'an dengan terjemahan bahasa Inggris.

Khadijah adalah seorang wanita berkebangsaan Inggris, seorang sarjana ekonomi dan ilmu politik serta memiliki gelar master dalam bidang filsafat, sekarang ia adalah seorang Muslimah. (siraaj/arrahmah.com)

Sumber : Arrahmah.com

Sabtu, 21 Juli 2012

Ramadhan di Arakan, kaum Muslimin dilarang shalat di Masjid dan sulit mendapat makanan

Ramadhan di Arakan, kaum Muslimin dilarang shalat di Masjid dan sulit mendapat makanan

Siraaj

Ahad, 22 Juli 2012 07:35:53

ARAKAN (Arrahmah.com) - Kaum Muslimin di seluruh dunia telah melaksanakan ibadah shaum pada bulan Ramadhan 1433 H ini, begitupun dengan Muslim di Arakan (Rakhine), Burma (Myanmar). Meskipun Muslim Rohingya sedang dalam penindasan berlanjut, tetap menyambut Ramadhan dengan suka cita. Tetapi keadaan mereka masih memilukan hati.

 "Ramadhan di Arakan kondisinya sangat mengerikan, tidak ada shalat di Masjid," kata seorang koresponden Kaladan News Network, media yang dikelola oleh Muslim Rohingya.

Lebih parah lagi, hampir tak ada makanan untuk berbuka, dan makanan yang biasa ada pun berkurang.

"Tidak ada makanan untuk berbuka, bahkan makanan yang biasa ada berkurang, tidak diizinkan untuk ke luar rumah untuk membeli bahan pangan," tambah koresponden itu.

Contohnya saja di Maungdaw, pihak berwenang setempat, petugas pemerintahan kabupaten U Aung Myint Soe dan petugas pemerintahan kota U Kyi San, memerintahkan semua warga desa, petugas desa, dan petugas keamanan Muslim untuk tidak memasuki Masjid-masjid untuk shalat berjama'ah sejak pertengahan bulan lalu hingga saat ini, berdasarkan laporan seorang pemuka agama Islam dari Maungdaw.

"Otoritas, terutama U Aung Myint Soe, petugas pemerintahan kabupaten, menyuruh untuk mengunci semua Masjid dan tidak ada satupun yang diizinkan untuk memasukinya untuk melaksanakan shalat," katanya.

"Tidak ada shalat berjama'ah di Masjid untuk shalat lima kali dalam sehari (shalat wajib), terutama pada hari Jum'at dan terkhusus shalat Ramadhan (Tarawih)," tambahnya.

Mendatangi Masjid terancam ditangkap

Kaum Muslimin yang mencoba mendatangi Masjid terancam ditangkap, seperti Hafez Jafor dari Masjid Ali Para dan Maulana Muhammad Yunus dari Masjid Kanree di kota itu ditangkap oleh polisi Musyrik pada saat mereka berada di halaman Masjid sekitar pukul 12:00, menurut laporan seorang tetua suku dari salah satu daerah di Maungdaw.

Selain itu, Maulana Muhammad Amin dan Maulana Sami Uddin dari Masjid di desa Maung Ni ditangkap oleh polisi yang sama sekitar 12:30, pada hari Sabtu (21/7/2012).

Di sisi lain, seorang saksi di desa Maung Ni mengatakan bahwa petugas polisi Musyrik juga menyiksa empat ustadz di jalanan, memukuli mereka dan menarik janggut mereka. Ketika mereka sedang disiksa, mereka berdo'a kepada Allah untuk memberi pertolongan, namun ketika mereka mengucapkan do'a mulut mereka dijejali sandal oleh para polisi biadab itu. (siraaj/arrahmah.com)

Sumber : Arrahmah.com

Pembantaian Colorado bukan terorisme?

Pembantaian Colorado bukan terorisme?

Althaf

Sabtu, 21 Juli 2012 21:53:03

WASHINGTON (Arrahmah.com) - Seorang pria bersenjata mengenakan masker memicu gas yang tidak dikenal dan menembakkannya ke bioskop Colorado yang tengah ramai dikunjungi oleh para penonton pemutaraan film Batman terbaru, menewaskan sedikitnya 12 orang dan melukai paling sedikit 50, kata pihak berwenang, lansir Dawn News, Sabtu (21/7/2012).

Itu adalah penembakan massal terburuk di AS sejak penembakan 2007 di kampus Virginia Tech, dan langsung mengingatkan banyak pihak pada pembantaian di dekat Sekolah Menengah Columbine pada tahun 1999, di mana dua mahasiswa melepaskan tembakan dan menewaskan 12 teman sekelas dan gurunya sendiri.

Beberapa penonton bioskop mengatakan mereka berpikir serangan hari Jumat (20/7) adalah bagian dari "The Dark Knight Rises," salah satu film paling dinanti banyak orang di musim panas ini. Kemudian mereka melihat siluet seseorang dalam asap di depan teater, menodongkan senjata ke kerumunan.

"Ada peluru yang bersarang di kepala saya," kata Jennifer Seeger, menambahkan bahwa pria bersenjata, yang berpakaian seperti seorang anggota tim SWAT, terus mengarahkan senjata tanpa henti.

"Setiap detik yang terdengar hanya bum, bum, bum," kata Seeger. "Dia akan kembali dan menembak dan siapa saja. Yang mencoba untuk melarikan diri akan terbunuh."

Penembak itu ditangkap tak lama setelah serangan di dekat mobil di luar teater multipleks di Aurora. Petugas penegak hukum federal mengatakan tersangka adalah pria 24 tahun bernama James Holmes. Para pejabat berbicara dengan syarat anonim untuk membahas penyelidikan yang sedang berlangsung.

Pihak berwenang tidak memberikan informasi mengenai motif pembantaian tersebut. Namun, FBI menegaskan mengatakan tidak ada indikasi penembakan itu terkait dengan kelompok-kelompok teroris (karena teroris versi Barat identik dengan Islam, Red.).

Pentagon mengatakan beberapa anggota militer terbunuh atau terluka. Sekretaris pers Pentagon, George Little mengatakan, jumlah korban militer belum jelas. Aurora adalah rumah bagi operasi satelit besar intelijen Departemen Pertahanan, yakni di Pangkalan Angkatan Udara Buckley.

Marinir Kolonel Dave Lapan, juru bicara Pentagon, mengatakan indikasi awal adalah bahwa Holmes bukan anggota militer. Holmes memiliki senapan serbu dan dua pistol, seorang pejabat penegak hukum federal mengatakan.

Holmes adalah seorang mahasiswa di University of Colorado School of Medicine di Denver namun keluar bulan lalu, juru bicara Jacque Montgomery mengatakan. Montgomery tidak tahu kapan ia mulai sekolah atau mengapa ia mengundurkan diri.

Juru bicara polisi San Diego, Andra Brown, mengatakan tidak ada keterlibatan keluarga dalam pembantaian ini.

Beberapa yang cedera di teater tersebut adalah anak-anak, termasuk bayi berusia empat bulan yang telah dibebaskan dari pengobatan. Para korban dirawat akibat terkena bahan kimia dari tabung yang dilemparkan oleh sang teroris.

Film "The Dark Knight Rises" diluncurkan di seluruh dunia hari Jumat (20/7), tapi peristiwa penembakan itu telah membuat pejabat Prancis membatalkan tayangan premier film tersebut di Paris. (althaf/arrahmah.com)

Sumber : Arrahmah.com

Dokter yang berafiliasi dengan kampanye anti-polio WHO ditembak mati di Karachi

Dokter yang berafiliasi dengan kampanye anti-polio WHO ditembak mati di Karachi

Althaf

Sabtu, 21 Juli 2012 14:04:40

KARACHI (Arrahmah.com) - Seorang dokter yang terkait dengan kampanye pencegahan polio dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) ditembak mati di daerah Al-Asif pada Jumat malam (20/7/2012).

Pada tanggal 17 Juli, Dr Fosten Dido, seorang dokter asing yang bekerja untuk WHO dan terkait dengan kegiatan imunisasi, ditembak dan terluka di daerah yang sama.

Polisi mengatakan Dr Ishaq (45) ditembak mati oleh orang tak dikenal di dalam klinik pribadinya di Kota Junejo.

SDPO Iftikhar Lodhi mengatakan para penyerang yang datang dengan sepeda motor, memasuki klinik dan dokter ditembak di dada.

Maryum Younas, juru bicara WHO Pakistan, menyatakan Dr Ishaq memiliki kontrak jangka pendek dengan WHO. Dia dipekerjakan pada bulan April untuk kampanye imunisasi dan bukan karyawan WHO. (althaf/arrahmah.com)

Sumber : Arrahmah.com