Selamat Datang di Website Kami Info Jihad Internasinal

Donasi Untuk Keluarga Mujahid

Senin, 12 Juli 2010

Kaum Muslimin Cardiff Demonstrasi Menentang Undang-Undang Anti Islam di Eropa

(Info Jihad Internasional)_CARDIFF - Masyarakat Muslim melakukan unjuk rasa di Cardiff untuk memprotes undang-undang di Eropa yang mereka nyatakan sebagai anti-Islam.

Protes yang dilakukan hari Sabtu kemarin adalah untuk menyoroti apa yang mereka yakini sebagai serangan "ideologis" kepada Islam.

Penanggung jawab aksi Yaffir Abu Muhammad berkata: "Muslim merasa sangat sakit tentang hukum-hukum yang diperkenalkan di Eropa".

Tahun lalu Swiss menyatakan untuk melarang pembangunan menara masjid, sementara Perancis  memperdebatkan larangan penggunaan niqob atau cadar.

Mr Yaffir berkata: "Di mana pun Muslim merasa sakit di mana saja di dunia, maka adalah tanggung jawab kita untuk menanggapi kebutuhan mereka."

"Undang-undang yang diusulkan adalah bentuk penindasan dan kami akan menanggapi penindasan ini."

Warga Muslim dari Wales Selatan pada "masih berdiri" pada demonstrasi di luar City Hall.

Tahun lalu, sekitar 57,5% pemilih di Swiss memberikan suara mendukung larangan membangun menara masjid di setiap negara.

Parlemen Perancis juga memperdebatkan rencana untuk melarang pemakaian cadar di depan umum.

Parlemen rendah Belgia memilih undang-undang yang akan melarang perempuan mengenakan cadar di depan publik awal tahun ini, sementara Barcelona adalah kota Spanyol pertama yang mengumumkan larangan pemakaian cadar di beberapa ruang publik .

Mr Yaffir berkata: "Ini bukan hanya tentang perempuan Muslim diminta untuk menutupi wajah mereka, ini merupakan serangan ideologis tentang Islam dan Muslim."

Yaffir mengatakan Belgia, Perancis, Spanyol, Swiss, Swedia, Kanada dan Inggris semua diperkenalkan atau tengah berdebat tentang pengenalan undang-undang anti-Islam.

protes tersebut diselenggarakan oleh kelompok Ummah of Muhammad, yang Mr Yaffir gambarkan sebagai "platform untuk berbagi ide dan bertukar pandangan".

"Kami ingin menggunakan undang-undang kebebasan berekspresi untuk mengekspos standar ganda," katanya.

Allahu Akbar, umat Islam di Eropa yang minoritas saja sadar akan serangan terhadap ideologi Islam ini, mengapa umat Islam di Indonesia yang mayoritas tidak sadar?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar