Selamat Datang di Website Kami Info Jihad Internasinal

Donasi Untuk Keluarga Mujahid

Sabtu, 01 September 2012

Mujahidin Liwaul Ummah mempublikasikan video serangan terhadap bandara Taftanaz

Mujahidin Liwaul Ummah mempublikasikan video serangan terhadap bandara Taftanaz

Muhib Al-Majdi

Sabtu, 1 September 2012 16:41:45

IDLIB (Arrahmah.com) â€" Serangan Tentara Kebebasan Suriah dan mujahidin Islam terhadap bandara militer Taftanaz di propinsi Idlib pada Rabu pagi (29/8/2012) berhasil menghancurkan 70 persen kekuatan militer di bandara tersebut. Sedikitnya 10 helikopter tempur dan beberapa tank berhasil dihancurkan oleh mujahidin.

Serangan itu juga menjadi bukti solidaritas umat Islam di Libya terhadap saudara-saudara muslim mereka di Suriah. Mujahidin Liwaul Ummah yang beranggotakan mayoritas pemuda muslim Libya memiliki andil besar dalam serangan itu. Ali Muhammad Al-Aujali, salah seorang mujahid Libya yang gugur dalam serangan itu, merupakan anggota mujahidin Liwaul Ummah.

Kelompok jihad Liwaul Ummah Suriah didirikan oleh syaikh Mahdi Al-Harati, pemimpin Mujahidin Brigade Islam Tripoli, Libya. Para pemuda muslim Libya mendapatkan training militer di Suriah di bawah instruktur syaikh Al-Harati langsung. Mereka kemudian terlibat aktif dalam jihad melawan militer rezim Suriah dan antek-anteknya milisi Syiah Shabihah.

Berkenaan dengan serangan terhadap bandara militer Taftanaz, bagian media kelompok mujahidin Liwaul Ummah telah mempublikasikan sebuah video pendek. Video itu juga memperlihatkan detik-detik gugurnya sang syahid Ali Al-Aujali. Semoga Allah menerima amalnya dan menempatkannya pada surga Firdaus yang tertinggi.

(muhib almajdi/arrahmah.com)

Baca Juga:
  • Wapres Irak: PM Irak mengirim pasukan militer untuk membantu rezim Suriah
  • Inna lillah, Mesir kembali izinkan kapal perang Iran mengirim senjata untuk rezim Suriah melalui Terusan Suez
  • Aktivis revolusi Suriah: Muhammad Mursi bukan orang pertama yang "menjual" kita dengan retorika politisnya
Sumber : Arrahmah.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar